Udah lama gak nulis, udah lama gak ngeblog... Idenya
berkeliaran dikepala, mulai dari persoalan bangsa, nasionalisme, penistaan
agama, sampai kepada wacana-wacana didaerah yang mulai menemukan jalannya menuju pilkada/pemilu.
Kesibukan satu semester ini juga udah mulai keliatan.. Dari
mengajar, membuka kembali buku-buku lama nan usang hanya untuk mendalami satu
persatu materi yang akan disampaikan.
Ide?
Apa itu ide?
Tiga huruf ini merupakan sesuatu yang sulit bagi orang yang
tidak terbiasa menulis. Menemukan ide
juga gampang2 susah. Bagi mahasiswa tingkat akhir, menemukan ide untuk
dituangkan ke karya tulis ilmiah juga sama sulitnya menemukan ide dalam menulis
opini.
Secara pribadi, saya menafsirkan bahwa ide adalah satu-dua
kata yang ada dibenak seseorang. Ide ini membutuhkan instrumen lain untuk dapat
dilaksanakan.
Contoh sederhananya begini, Ide menulis tentang
“Seksualitas” maka kalimat berikut yang harus dikembangkan adalah, sisi mana
yang akan dibahas dari seksualitas.. Apakah dari sisi filsafat, hukum, ekonomi,
sejarah, politik, moralitas, praktek prostitusi dan berbagai macam dimensi yang
dapat dikaji secara dalam.
Sama seperti dengan tulisan ini, idenya adalah idenya itu
sendiri, mengambil contoh seksualitas hanya karena ide ini bersifat everlasting.
Tidak terpaku pada zaman dan selalu berkembang dalam menghadapi peradaban
manusia.
Setelah kita menemukan ide, maka tahap berikutnya kita dapat
meramu tema dan menyusun topik.
Ide, Tema dan Topik merupakan dasar dalam menulis. Tidak
semua orang dapat menemukan ketiganya sekaligus. Ada yang butuh waktu
berjam-jam dengan tingkat ketenangan yang berbeda-beda. Maka jangan
berprasangka bahwa semua orang yang duduk diwarung kopi dengan selembar kertas
dan pena merupakan penjudi togel atau nomor butut, bisa saja dia sedang mencari
ide, tema dan topik.
Tulisan singkat ini hanya sebatas tulisan pembuka diblog,
tidak untuk dimaksudkan komersil, apalagi untuk mengejar reputasi. Murni hanya
ide saja.
Oh ya, tulisan tentang ide tidak berhenti sampai disini,
saya akan menulis kembali tentang ide diwaktu yang akan datang. See you....
(fajrin)

